Rabu, 05 Agustus 2020

Ibuku

Saya mempunyai seorang ibu atau biasanya saya panggil  Mama. Mamaku adalah ibu yang sangat saya kagumi. 

Mama lahir di Bogor, tanggal 22 April 1979. Mama adalah anak ke-2 dari 3 bersaudara. Mama adalah satu-satunya perempuan dari 3 bersaudara. 

Masa kecil mama lebih banyak dihabiskan di Bogor bersama keluarganya. Hobi mama saat muda adalah bermain basket. Ketika itu mama berposisi sebagai guard.

Mama adalah sosok yang sangat berjasa dan tangguh bagiku karena Beliau mengandung saya selama 9 bulan.  Mamaku mempunyai tiga anak yaitu saya, dan dua adik saya. Artinya mamaku mengandung selama  9x3   bulan (27 bulan). Mama merupakan wanita yang tangguh juga karena Beliau sosok yang selalu tenang dalam menghadapi masalah apapun dan selalu bisa mencari jalan keluarnya. 

Sifat  mamaku adalah orang yang sangat baik karena walaupun saya tidak meminta tolong, mama selalu membantu saya di keadaan apa saja. Selain itu mama lucu karena setiap hari tertawa dan akhirnya membuat aku senang. Mama juga pandai bercerita karena setiap mama bercerita pasti rasanya selalu seru dan menyenangkan untuk didengarkan. Terkadang aku suka merepotkan mama seperti terkadang aku suka mengacau atau tidak bisa menahan emosi saat tidak bisa melakukan sesuatu, tetapi mama tidak pernah marah kepadaku.

Mama pandai memasak, kalau mama memasak saya senang karena masakannya enak-enak. Selain pandai memasak, mama juga pandai dalam pelajaran, setiap saya tidak bisa mengerjakan soal mama selalu menjelaskan soal-soal yang saya tidak bisa.

Mimpi mamaku di antaranya ingin membangun mesjid dan bisa berkeliling dunia. Ketika saya masih kelas 6 sekolah dasar, mama adalah salah satu orang yang mengharapkan saya masuk SMP Labschool Kebayoran karena sekolah ini merupakan sekolah yang bagus dan ternama di Jakarta. Alhamdulilah saya bisa diterima di SMP Labschool Kebayoran. Semoga ketika besar nanti saya bisa memenuhi semua mimpi mamaku. 

Saya sayang sekali terhadap ibuku karena selalu menjaga dari sebelum lahir sampai sekarang. Saya juga senang mempunyai ibu seperti mamaku karena orangnya peduli terhadap saya dan adik-adik saya. Semoga saya bisa membalas semua kebaikan mama saat sudah dewasa. Amin...


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lentera Senja

  Lentera Senja “Ayo, teman-teman kita pergi ke pantai mengumpulkan kerang dan batu koral,” ujar Banu kepada teman-temannya. Hampir setiap...