Pada blog kali ini saya akan menulis tentang biografi saya dan keluarga, kompilasi dari beberapa blog yang sudah saya buat.
Nama saya Pradhika Varen Wicaksono, namun saya biasa dipanggil Varen. Orangtua saya memberi nama saya Pradhika Varen Wicaksono yang diambil dari beberapa bahasa dan memiliki arti sebagai berikut:
Pradhika - diambil dari bahasa Sansekerta, dari kata Pradhi yang artinya pintar
Varen - dari bahasa India yang artinya anugerah
Hobi saya selain sepak bola adalah bermain bola basket. Saya mulai menyukai bola basket sejak kelas lima sekolah dasar, saat itu saya menyukai menonton pertandingan bola basket di sekolah. Saya juga menyukai bola basket karena dapat bermain dengan teman-teman. Bila bermain dengan teman-teman rasanya sangat seru.
Hobi saya yang terakhir adalah bermain game. Ketika bermain game saya merasa sangat senang. Selain itu bila bermain game dapat menghilangkan rasa capek karena saya merasa rileks dan seru. Tetapi ketika bermain game saya harus ingat waktu juga. Bila tidak ingat waktu, maka waktu belajar saya akan terbuang sia-sia.
Saya memiliki pengalaman yang sangat berkesan dan tidak akan pernah terlupakan. Pengalaman tersebut adalah ketika saya mengalamani patah tulang. Ketika itu saya berumur 12 tahun atau duduk di kelas 6 sekolah dasar. Waktu itu saya jatuh dari sepeda dan tangan saya rasanya sakit sekali. Setelah pergi ke rumah sakit, ternyata tulang tanganku patah dan bengkok sehingga saya pun harus menjalani operasi tangan. Setelah operasi, tangan saya terasa lebih baik daripada sebelum dioperasi. Namun dokter mengatakan saya harus beristirahat dari semua aktivitas yang menggunakan tangan yang patah selama kurang lebih satu bulan. Alhamdulillah setelah proses operasi dan pemulihan, tangan saya normal kembali dan dapat beraktivitas seperti biasa lagi.
Cita-cita saya ke depannya adalah bisa masuk universitas yang bagus. Saya ingin masuk universitas yang bagus karena ingin mendapatkan ilmu yang banyak dan juga menambah pengalaman.
Cita-cita saya yang lain adalah ingin menjadi pemilik klub basket/bola/e sport. Saya ingin menjadi pemilik klub basket/bola/e sport karena ketiga bidang tersebut merupakan hobi saya.
Selain itu saya juga ingin menjadi seorang pengusaha. Saya ingin menjadi pengusaha karena ingin menjadi pemimpin suatu perusahaan dan ingin menciptakan lapangan pekerjaan. Bidang usaha yang ingin saya jalani adalah yang berkaitan dengan bidang olahraga, teknologi, ataupun makanan.
Pengalaman saya bersekolah hingga saat ini, saya selalu bersekolah di kota Jakarta. Saya pertama kali bersekolah saat berumur satu tahun. Ketika itu saya bersekolah di preschool Tutor Time Kemang. Saya bersekolah di Tutor Time sampai umur 4 tahun. Setelah itu saya melanjutkan ke TK Al-Izhar Pondok Labu. Saat sekolah dasar, saya bersekolah di SD Al-Izhar Pondok Labu hingga lulus sekolah dasar. Saat ini saya duduk di bangku sekolah menengah pertama kelas 7 di SMP Labschool Kebayoran.
Saat taman kanak-kanak, saya bersekolah di TK Al-Izhar Pondok Labu. Saya pertama kali bersekolah di taman kanak-kanak ketika berumur 4 tahun.
Saat awal bersekolah di taman kanak-kanak, saya masih sedikit malu karena tidak lancar berbicara Bahasa Indonesia. Hal ini dikarenakan saat bersekolah di preschool saya lebih sering menggunakan Bahasa Inggris. Selain itu, saya juga sedikit malu karena bertemu dengan teman-teman baru. Seiring waktu berjalan, saya sudah tidak malu lagi dan mempunyai banyak teman.
Saat bersekolah di taman kanak-kanak, saya dan teman-teman senang sekali bermain. Kami sering bermain di playground sekolah. Selain itu, kami sering sekali bermain trampolin. Kami juga senang bermain di plaza TK.
Ketika saya bersekolah di taman kanak-kanak, saya banyak mengikuti kegiatan sekolah. Contohnya bermain bersama dengan ayah dan ibu, pentas, berinteraksi dengan tamu dari luar sekolah, dan lain-lain. Kegiatan yang paling saya sukai adalah pentas kelas karena dapat tampil di depan panggung.
Setelah dua tahun bersekolah di taman kanak-kanak, saya beranjak ke sekolah dasar. Saya mulai bersekolah di sekolah dasar saat berumur 6 tahun. Saya bersekolah di SD Al-Izhar Pondok Labu.
Seperti saat bersekolah di taman kanak-kanak, saya harus beradaptasi di lingkungan baru di sekolah dasar. Ternyata cara belajar di sekolah dasar jauh berbeda dengan taman kanak-kanak, karena sudah mulai banyak belajar dan sudah ada ulangan. Saya beradaptasi tidak terlalu lama. Saya berusaha dengan cepat membiasakan diri belajar untuk mendapatkan nilai yang bagus. Di kelas saya termasuk anak yang pintar. Nilai saya juga tergolong cukup baik.
Sejak kelas 1 sekolah dasar, saya sudah memiliki banyak teman. Ada yang sudah berteman dengan saya sejak taman kanak-kanak, dan ada juga yang baru berkenalan. Kami sering bermain sepak bola bersama di lapangan sekolah. Hingga sekarang kami tetap berteman baik.
Di sekolah dasar, saya mengikuti beberapa ekskul. Saat kelas 1 saya mengikuti ekskul sepak bola. Lalu ketika kelas 2, saya mengikuti ekskul science. Ketika kelas 3 saya mengikuti ekskul alat musik tradisional gambang kromong. Kelas 4,5, dan 6 saya mengikuti ekskul sepak bola.
Selama bersekolah di sekolah dasar, saya memiliki beberapa prestasi. Saya beberapa kali mengikuti lomba untuk mewakili sekolah, diantaranya lomba KMNR, cerdas cermat agama, cerdas cermat Al-Ikhlas Cup, liga sepakbola junior nasional JSFL, dan liga sepakbola Al-Izhar Cup. Saat mengikuti lomba cerdas cermat agama, kami berhasil memenangkan juara 2 antar SD se-wilayah. Saya bersama tim sepakbola juga meraih juara 3 Al-Izhar Cup saat kelas 4 sekolah dasar. Selain itu saya juga memenangkan juara 1 lomba cerdas cermat Al-Ikhlas Cup antar SD se-Jakarta.
Saat akhir masa di sekolah dasar saya tiba, saya sedih karena harus berpisah dengan teman-teman yang sudah bersama-sama selama enam tahun. Walaupun saat ini kami bersekolah di tempat yang berbeda-beda, namun kami tetap berteman sangat baik. Kami masih bermain game online bersama dan masih rutin saling mengirim pesan lewat whatsapp. Semua kenangan menyenangkan selama di sekolah dasar akan selalu kukenang dan semoga persahabatan dengan teman-teman sekolah dasar akan abadi.
Pada saat kelas 6 sekolah dasar, yaitu tepatnya pada bulan Februari 2020, saya mengikuti tes masuk SMP Labschool Kebayoran. Pada saat itu saya ingin masuk SMP Labschool Kebayoran karena sekolah ini merupakan sekolah ternama di Jakarta.
Beberapa minggu kemudian, diumumkan siswa-siswi yang lolos tes masuk SMP Labschool Kebayoran, dan ternyata saya adalah salah satunya. Perasaan saya saat itu sangat senang karena bisa diterima di SMP Labschool Kebayoran yang merupakan salah satu target saya di tahun 2020. Selain itu, saya juga bangga pada diri sendiri karena untuk masuk SMP Labschool Kebayoran sangatlah sulit karena yang mendaftar kurang lebih 1.000 orang, dan yang diterima kurang lebih hanya 200 orang.
Kemudian pada tanggal 11 Juli 2020, saya mulai mengikuti acara penerimaan murid baru atau LFSD. Saat itu menandakan awal mula saya menjadi siswa baru di SMP Labschool Kebayoran.
Saat saya menjadi siswa baru di SMP Labschool Kebayoran, saya merasakan kekhawatiran. Kekhawatiran saya adalah saya tidak bisa cepat beradaptasi dengan lingkungan yang baru, teman-teman yang baru, guru-guru yang baru, dan pelajaran di sekolah menengah pertama. Saya juga khawatir tidak punya teman, dan memiliki nilai yang kurang bagus.
Selain memiliki kekhawatiran, saya juga memiliki harapan sebagai siswa baru. Harapan saya di sekolah yang baru adalah bisa cepat beradaptasi di lingkungan yang baru, mendapat nilai yang bagus, aktif mengikuti kegiatan di sekolah, dan berguna bagi banyak orang. Semoga harapan saya tercapai dan kekhawatiran saya hilang.
Saya mempunyai seorang ibu yang biasanya saya panggil Mama. Mama adalah ibu yang sangat saya kagumi.
Mama lahir di Bogor, tanggal 22 April 1979. Mama adalah anak ke-2 dari 3 bersaudara. Mama adalah satu-satunya perempuan dari 3 bersaudara.
Masa kecil papaku banyak dihabiskan di Sulawesi bersama keluarganya karena kakekku bekerja di Sulawesi . Saat masa sekolah dasar, hobi papa adalah bermain bola, sama seperti saya. Posisinya pada saat itu adalah menjadi defender (pemain bertahan). Pada saat masuk jenjang sekolah menengah atas, papa dan keluarganya pindah ke Jakarta.
Papa adalah sosok yang sangat berjasa bagiku karena Beliau selalu menyanyangiku dari kecil hingga sekarang. Papa selalu bekerja setiap hari untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluargaku. Artinya papa sudah bekerja untuk memenuhi kebutuhan aku selama kurang lebih 13 tahun.
Papa adalah orang yang tangguh karena berbagai masalah dihadapi dengan tenang. Selain itu papa adalah orang yang penyayang. Setiap hari papa tidak pernah marah kepadaku walaupun aku kadang-kadang suka merepotkan. Papa juga sering membantuku jika aku sedih.
Hobi papa adalah menonton televisi, jalan-jalan, dan masih banyak lagi. Papa juga pandai sekali memasak. Selain pandai memasak, papa pandai dalam pelajaran IPS. Setiap saya menanyakan tentang pelajaran IPS, papa selalu bisa menjawab. Papa juga pandai dalam hal olahraga, hampir semua olahraga bisa dilakukannya.
Saya sayang sekali kepada papa karena telah membesarkan aku dari bayi hingga sekarang tanpa lelah. Saya juga merasa senang dan bangga mempunyai ayah yang perhatian, pantang menyerah, dan tangguh. Salah satu yang mengharapkan saya diterima di SMP Labschool Kebayoran adalah papa. Alhamdulilah saya dapat diterima di SMP Labschool Kebayoran, sehingga dapat membuat senang papa.
Selain ayah dan ibu, saya akan menceritakan tentang kakek dan nenek saya.
Di bagian depan rumahku juga terdapat garasi dan halaman rumah. Garasi rumahku bisa menampung 4 mobil. Atap garasi rumahku terbuat dari kayu. Di samping garasi rumahku juga terdapat halaman rumah. Di halaman tersebut terdapat banyak tanaman sehingga selalu tampak asri. Salah satu tanamannya adalah pohon durian. Ketika sedang musim durian, kami sekeluarga memakan buah durian tersebut bersama-sama. Beberapa pohon lain yang ada di halaman rumahku adalah pohon jambu dan pohon palem.
Di bagian paling depan rumahku terdapat pagar besar yang kokoh. Pagar tersebut berwarna hitam dan terdapat besi berwarna hitam yang berbentuk kerucut di atasnya. Ada juga pintu kecil pada pagar tersebut yang berwarna hitam. Jika pintu ini dibuka maka kita dapat langsung masuk ke garasi mobil.
Di bagian luar depan rumahku terdapat jalanan yang memisahkan antara rumahku dengan rumah tetangga. Jalanan tersebut cukup lebar dan dapat dilalui dua mobil. Di pinggir jalan depan rumahku terdapat banyak tanaman di dalam pot.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar